Ke sini, Nak! Di bawah pohon ada benang yang mengikat pikiran milik
ibu. Maafkan Ibu yang seringkali melayang melupakanmu. Ibu belum tahu
bagaimana cara membawamu terbang, bertamasya ke pinggir hutan.
Suatu hari nanti, Nak, kita berdua akan bertengkar tentang jalan mana yang paling cepat menuju rumah kayu tempat ibu menyimpan rahasia.
Cepatlah datang, Nak! Sebelum melihatmu, Ibu sudah merindukanmu
Suatu hari nanti, Nak, kita berdua akan bertengkar tentang jalan mana yang paling cepat menuju rumah kayu tempat ibu menyimpan rahasia.
Cepatlah datang, Nak! Sebelum melihatmu, Ibu sudah merindukanmu
No comments:
Post a Comment